top of page

Group

Public·14 members
Charles Foster
Charles Foster

Kumpulan Film India Versi Indonesia


Aplikasi JioCinema dilengkapi dengan sejumlah fitur, termasuk Chromecast untuk menonton film & acara favorit di TV, pilihan bahasa, pilihan kualitas video, dan lain sebagainya. Selain tersedia untuk perangkat mobile, JioCinema juga tersedia dalam versi web. Untuk aplikasinya bisa diunduh di sini.




kumpulan film india versi indonesia



Sebagian besar film dalam channel kumpulan Film memang di-upload ke Google Drive dan files.im, jteman-teman harus melewati safelink terlebih dahulu agar bisa mendownloadnya. Tapi ternyata ada juga beberapa judul film yang diunggah ke Telegram.


Tapi film Layla Majnun versi Indonesia ini akan dikemas secara lebih modern dengan beberapa latar belakang cerita yang sedikit diubah agar sesuai dengan alur waktu modern yang dipilih. Film ini diisi dengan banyak aktris dan aktor populer salah satunya adalah Acha Septiarsa, Reza Rahardian dan Baim Wong.


TEMPO.CO, Jakarta - Film Miracle in Cell No. 7 versi Indonesia telah rilis di bioskop. Film ini merupakan remake dari film Korea Selatan. Film ini mencatat prestasi, karena pada hari pertama penayangan, Kamis, 8 September 2022, film yang dibintangi Vino G. Bastian, Graciella Abigail, Indro Warkop, Bryan Domani, Tora Sudiro, Indra Jegel, dan Rigen Rakelna ini ditonton 190 ribu orang.


Film Miracle in Cell No. 7 versi Indonesia ini merupakan remake dari film box office asal Korea Selatan dengan judul yang sama karya sutradara Hwan-kyung Lee. Film ini digarap rumah produksi Falcon Pictures.


Pada saat konferensi pers usai menonton film Miracle In Cell No. 7 versi Indonesia, Lee mengucapkan terima kasih kepada Falcon Pictures karena telah membuat remake film Miracle In Cell No. 7 dengan sangat baik.


Film Miracle in Cell No. 7 tayang di bioskop pada 8 September 2022. Versi Indonesia menayangkan film yang tak jauh berbeda dengan versi aslinya. Sebab, film originalnya masih berasal dari Asia sehingga punya nilai-nilai yang sama dengan yang terjadi di Indonesia.


Turki termasuk sukses membuat ulang film Miracle in Cell No. 7. Berbeda dengan Indonesia yang menggunakan judul sama persis dengan versi aslinya, berdasarkan keterangan dari Cosmopolitan, film yang dirilis pada 2019 itu menampilkan judul baru 7 Kogustaki Mucize atau Yedinci Kogustaki Mucize.


Film ini disutradarai oleh Mehmet Ada Öztekin dan mendapat respon positif serta sukses menyabet sejumlah penghargaan, salah satunya ialah Best Movie dalam Turkey Youth Awards 2020. Para pemain dalam film versi Turki ini antara lain adalah aktor seperti, Aras Bulut Iynemli, Nisa Sofiya Aksongur, Deniz Baysal, dan Ilker Aksum.


Film ini dirilis tepat pada hari Natal 2019 dan memberikan sedikit perbedaan elemen dari versi aslinya, yaitu soal tipe sel penjara yang digunakan. Berdasarkan IMDb, film yang disutradarai oleh Nuel Crisostomo Naval mendapat rating 7.5/10 dari 1,288 voters.


Salah satu hal yang membedakan film ini dengan versi aslinya adalah tipe selnya. Di Korea Selatan, setiap sel memiliki pintu besi yang menutupi ruangan. Sedangkan di Filipina, selnya berupa jeruji besi, sehingga sangat tidak memungkinkan untuk menyembunyikan anak kecil.


Akshay Kumar adalah satu-satunya bintang India yang masuk dalam daftar selebriti dengan bayaran tertinggi dunia 2020 versi Forbes. Tahun lalu dia bahkan menjadi berita utama karena menagih US$ 15 juta untuk film mendatang Aanand L. Rai, menjadikannya sebagai aktor dengan bayaran tertinggi di India saat ini.


Tanhaji: The Unsung Warrior (2020) adalah film yang mempersatukan pasangan Ajay Devgan dengan sang istri, Kajol. Film yang mendapatkan banyak apresiasi dan sukses di box office, memiliki sinematografi unggulan dan kontroversi. Film ini memusatkan pada Tanhaji Malasari, yaitu pimpinan militer Kerajaan Maratha yang merebut benteng Kondhana.


TEMPO.CO, Jakarta - Miracle In Cell No. 7 versi Indonesia tentu akan menjadi film yang bakal ditunggu tahun ini, di mana film ini akan segera tayang di bioskop pada 8 September 2022. Nantinya, film yang merupakan remake dari film box office asal Korea Selatan dengan judul sama karya sutradara Hwan-kyung Lee akan digarap oleh rumah produksi, yakni Falcon Pictures. Beberapa Negara yang Lakukan Remake Miracle In Cell No. 7.


Indonesia adalah negara ketujuh yang membuat ulang film Miracle In Cell No. 7. Sebelumnya, ada negara Turki, Filipina, Arab, Spanyol, India, dan Kanada. Setelah Indonesia, giliran Amerika yang akan me-remake film tersebut. Berikut beberapa versi remake dari beberapa negara atas film Miracle in Cell No 7.


Meski, bisa dikatakan film Miracle in Cell No. 7, tak begitu banyak memberi perubahan dalam versi Indonesia. Sebab, film originalnya masih berasal dari Asia sehingga punya nilai-nilai yang sama dengan yang terjadi di Indonesia. Miracle In Cell No.7 hingga Warkop DKI Tapi, film ini pun membuat perubahan dalam sistem hukumnya, di mana asas hukum Indonesia tentu berbeda dengan Korea Selatan. Hal ini harus disesuaikan, sebab hal-hal yang berurusan dengan hukum tentu cukup riskan dan berbahaya. Tak hanya itu, film remake buatan Indonesia ini akan menyesuaikan iklim negara yang akan sangat mempengaruhi sekali pada kunci di problem solving film Korea itu


Film yang dirilis tepat di hari Natal 2019, memberikan sedikit perbedaan elemen dari versi aslinya, yaitu soal tipe sel penjara yang digunakan. Apabila,di Korea, setiap sel memiliki pintu besi yang menutupi ruangan. Hal ini berbeda dengan Filipina, di mana selnya berupa jeruji besi, sehingga sangat tidak memungkinkan untuk menyembunyikan anak kecil. Untuk mengakalinya, anak dari tokoh utama disembunyikan di bawah kasur yang ditutupi oleh kain gorden. Beberapa elemen kultur juga nampaknya disesuaikan oleh negara tersebut. Berdasarkan IMDb, film yang disutradarai oleh Nuel Crisostomo Naval mendapat rating 7.5/10 dari 1,288 voters.


Berbeda dengan sembilan film di atas, Law School merupakan seri televisi Korea Selatan, yang disutradarai oleh Kim Sok-Yun. Law School mengisahkan tentang perjuangan Han Joon Hwi, Kang Seol A, dan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Hankuk yang lain untuk mengungkap kematian dosen mereka yakni Profesor Seo Byung-Ju, serta mencari kebenaran dari kasus tersebut.


About

Welcome to the group! You can connect with other members, ge...
bottom of page